Korban Keracunan Nasi Kuning di Tasikmalaya Bisa Tembus 500 Orang, Bakteri Diduga dari Santan



Korban Keracunan Nasi Kuning Tasikmalaya Tembus 500 Orang, Termasuk Ibu Hamil dan Balita
Yayyajr.blogspot jumat 9 oktober 2020 14:30

 



Komentar 
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf, sedang memantau para korban keracunan massal akibat makan nasi kuning di acara ulang tahun salah seorang pengusaha bordir asal Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya

 Jumlah korban keracunan sesuai menyantap nasi kuning di acara ulang tahun anak seorang pengusaha bordir asal Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, tembus sampai 500 orang sampai pada Jumat (9/10/2020) sore

Sebanyak 19 orang diantaranya bergejala berat sampai dirujuk ke RSUD Soekardjo Tasikmalaya, sedangkan sebanyak 43 orang bergejala sedang dan ringan dirawat di ruang darurat SDN Puspasari samping Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

"Total jumlah korban keracunan yang sudah ditangani oleh tenaga medis sebanyak 500 orang sampai pukul 14:30 WIB hari ini," jelas Kepala Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Arif Priyanto, Jumat 

"Diperkirakan (jumlah korban) akan terus bertambah dan sembuhnya tidak bisa 1 sampai dengan 2 hari. Kita terus bergerak cepat untuk penanganan medisnya karena sangat berisiko," lanjutnya. 


Ibu hamil dan balita harus dirujuk
Arif menambahkan, para pasien yang dirujuk ada ibu hamil, balita, dan berumur dewasa setelah diobservasi selama 24 jam tak berkunjung membaik.

Daripada mengambil risiko yang membahayakan, tim medis langsung mengambil tindakan rujukan ke rumah sakit yang fasilitasnya lebih lengkap.

"Balita dan ibu hamil yang panasnya tidak turun-turun setelah observasi di sini selama 24 jam tak kunjung membaik itu yang langsung dirujuk," tambah 

Warga 12 kampung jadi korban, bisa tembus 500 pasien
Setelah pendataan, lanjut Arief, para korban berasal dari 12 kampung yang selama ini hadir di acara ulang tahun dan memakan nasi kuning tersebut.

Pihaknya memprediksi jumlah korban bisa sampai 500 orang dengan asumsi dalam 1 orang yang hadir ada 4 anggota keluarga di rumahnya yang ikut makan nasi kuning yang sama.

"Jadi nasi kuning acara itu dibagikan ke para saudaranya dan tetangganya yang tak hadir sebagai bentuk rasa syukur yang punya hajat. Estimasi kami korban bisa mencapai 500 orang dengan pertimbangan dari 1 keluarga ada 5 orang yang makan. Kami prediksi korban akan masih ada tambahan," ungkap Arif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cocok sebagai Tempat Ngobrol Bersama Teman, ini 6 Kedai Kopi Hits di Tasikmalaya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipindahkan ke rumahsakit militer untuk perawatan setelah didiagnosis positif Covid-19

Dia menghasilkan Rp 5.000.000 dalam 3 hari, cara paling populer untuk menghasilkan uang di tahun 2020!